oleh

Kadis SDA-CKTR Sulsel Telusuri Dugaan Pungli di Pintu Masuk CPI

MAKASSAR – Warga diharuskan membayar sebesar Rp5.000 untuk masuk dan berfoto di area masjid 99 kubah, di Center Point of Indonesia (CPI). Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel (SDA-CKTR) Sulawesi Selatan, akan telusuri hal itu.

Kepala Dinas (Kadis) SDA-CKTR Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengaku akan menelusuri dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di pintu masuk Center Point Of Indonesia (CPI).

Pernyataan Darmawan tersebut disampaikan, Jumat (31/5/2019), saat dikonfirmasi mengenai penarikan biaya masuk ke lokasi masjid 99 kubah.

“Hari apa kejadiannya?, biar ditelusuri siapa petugas yang jaga pintu masuknya pada waktu itu,” jelasnya melalui pesan Whatsapp.

Darmawan menegaskan, dirinya akan segera meneruskan lapora  tersebut pada penanggung jawab CPI dan PT Yasmin.

“Saya teruskan ke PJ CPI dan PT Yasmin/Ciputra,” pungkasnya.

Dugaan pungli tersebut terjadi pada Sabtu (25/5/2019) sore, sekira pukul 16.15 Wita. Saat itu, seorang warga berniat untuk mengambil gambar di area sekitar jembatan CPI.

Tetapi saat berada di pintu masuk, seorang petugas keamanan menyemprit dan mengarahkan pada seorang pemuda yang berdiri sekitar satu meter di sampingnya.

Pemuda itu kemudian menanyakan tujuan masuk ke area CPI, lalu meminta uang sebesar Rp5.000. Namun dia tidak menjelaskan, apakah biaya sebesar Rp5.000 tersebut sebagai retribusi masuk atau sebagai biaya parkir.

Penulis: Nurhidaya (B)

Komentar