oleh

Peserta Mudik Gratis Jasa Raharja Meningkat 73 Persen

MAKASSAR – H-5, pemudik mulai bergerak meninggalkan Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ada yang menggunakan pesawat meski jumlahnya relatif sedikit. Ada juga menggunakan transportasi laut, dan ada juga yang dengan angkutan darat.

Jumat (31/5/2019), PT Jasa Raharha, memnerangkatkan sebanyak 1.841 peserta mudikĀ gratis asal Kota Makassar. Peserta mudik gratis itu menggunakan dua angkutan, yaitu laut dan darat.

Yang menggunakan transportasi laut tujuan Bau-bau dan Surabaya, sementara yang menggunakan angkutan darat tujuan Mamuju, Masamba, Toraja, Mamuju, mangkutana dan Malili.

Menurut Direktur Keuangan PT Jasa Raharja (Persero) Myland, tahun ini adalah ke-12 kalinya Jasa Raharja menyelenggarakan mudik bareng. Tapi khusus di Cabang Sulsel pelaksanaan mudik bareng baru tahun kedua, sebagai wujug komitmen BUMN jadir untuk negeri.

“Tahun ini peserta mudik naik 73,67 persen dibandingkan 2018 sebesar 1.060 pemudik. Jasa Raharja Cabang Sulsel memberangkatkan 1.841 pemudik atau naik naik sebesar 73,67 persen dibandingkan jumlah pemudik pada tahun 2018 sebesar 1.060 pemudik,” ungkap Myland.

Data: Nurhidaya/Sinarkata, Sumber: Jasa Raharja

Untuk pemberangkatan bus dilakukan serentak hari ini Jumat, (31/5/2019) dari Parkiran Mal Phinisi Point. Untuk Kapal laut tujuan Bau-Bau diberangkatkan pada hari yang sama pukul 23.00 Wita menggunakan KM Dorolonda. Sementara tujuan Surabaya telah diberangkatkan Selasa, (28/5/2019) pukul 15.00 Wita.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang melepas mudik gratis tersebut mengatakan sangat mengapresiasi langkah jasa Raharja dan BNI yang menggelar kegiatan itu.

“Kami mengapresiasi langkah tersebut, karena mudik sudah menjadi tradisi bagi kita masyarakat Indonesia. Tapi kami imbau untuk masyarakat yang hendak melaksanakan mudik baiknya tetap berhati-hati demi keselamatan, karena keselamatan adalah kunci paling utama,” kata Sudirman.

Demi kelancaraan mudik khususnya moda bus, Jasa Raharja bekerja sama dengan instansi terkait melakukan beberapa tindakan pencegahan sebagai berikut:

1. Pengecekan kelayakan kendaraan (ramp check).
2. Pemeriksaan kesehatan bagi kru bus.
3. Pemeriksaan kesehataan bagi pemudik.

Penulis: Nurhidaya/C

Komentar