oleh

Lonjakan Penumpang Kapal Laut Capai 30 Persen, Makassar 22,67 Persen

MAKASSAR – Hingga Jumat (31/5/2019) atau H-5 Hari Raya Idulfitri, terjadi lonjakan penumpang pada angkutan moda laut. Lonjakan terjadi pada kota- kota seperti Makassar, Pangkalan Bun, Samarinda dan yang lain.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan di Brebes, Jumat, (31/5/2019).

“Di sektor laut memang ada suatu lonjakan yang baik, tercatat beberapa kota besar seperti Makassar, Pangkalan Bun dan Samarinda mengalami peningkatan. Presentase peningkatannya sebesar 9 hingga 30 persen,” ucap Budi.

Budi menjelaskan, pihaknya telah menggeser beberapa kapal yang ada di Indonesia Timur untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut.

“Kita sudah antisipasi dengan menggeser kapal-kapal yang ada di Indonesia Bagian Timur, Namun tetap memperhatikan juga lonjakan penumpang di Indonesia Bagian Timur khususnya di daerah Papua” lanjutnya.

Dia juga telah menyiapkan kapal tambahan untuk dua kota, yakni Batam dan Madura, untuk mengatasi lonjakan penumpang kapal di dua kota tersebut.

Untuk daerah Madura, menurutnya banyak penumpang kapal dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean. Sehingga pihaknya menambahkan lima kapal. Sedangkan untuk Batam ditambahkan satu kapal.

Berdasarkan data Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (Siasati) Kemenhub, jumlah penumpang kumulatif dari H-15 hingga H-5 di 51 Pelabuhan pada tahun ini, mengalami peningkatan jika dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Tahun ini, jumlah penumpang naik sebesar 8,27 persen dari 522.615 penumpang pada tahun sebelumnya atau sebesar 565.832.

Sementara, penumpang turun meningkat 5,25 persen dari 498.566 pada 2018, atau 524.749 penumpang pada tahun ini.

Sementara untuk pelabuhan Makassar, jumlah penumpang kumulatif dari H-15 hingga H-5 pada tahun ini, mengalami peningkatan 22,67 persen untuk penumpang naik (21.447 penumpang) dan 119,43 persen untuk penumpang turun (25.614 penumpang), dibanding periode yang sama pada tahun lalu yaitu 17.484 penumpang naik dan 11.673 penumpang turun.

Penumpang Pesawat di Bali dan Yogyakarta Meningkat

Sementara di sektor udara, Menhub mengatakan, walaupun terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat di sejumlah bandara, tetapi tujuan-tujuan tertentu seperti Bali dan Yogyakarta mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari biasa di luar masa Lebaran.

“Secara umum sektor udara berjalan baik, kami tetap menganjurkan pada maskapai memberikan suatu tarif yang lebih kompetitif,” ujar Menhub.

Komentar