oleh

Mudik Lebaran, Laka Lantas Menurun 68% Tilang Naik 99%

MAKASSAR – Operasi Ketupat sudah digelar di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran Idulfitri 2019. Dan selama enam hari tercatat kecelakaan lalu lintas menurun 68 persen.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Dicky Sondani, penurunan 68 persen. Karena jika dibandingkan pada waktu yang sama tahun 2018 lalu, lakalantas yang terjadi sebanyak 57. Dan saat ini hanya ada 17 kejadian.

“Patut disyukuri. Kurangnya laka lantas dalam operasu ketupat tahun 2019 ini, karena aktifnya petugas kepolisian melakukan teguran dan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas,” kata Dicky, Selasa (4/6).

Meski demikian, tetap saja terjadi pelanggaran hukum bentuk lain yang dilakukan pengendara, sehingga kepolisian melakukan proses tilang dan teguran. “Ini yang jumlahnya naik signifikan, yaitu 99 persen dan 136 persen dibanding 2018,” sebut Dicky.

Pada 2018 jumlah tilang hanya 359 kasus, pada 2019 ini meningkat jadi 716 kasus. Demikin juga teguran. Pada 2018 yang ditegur hanya 465 kejadian, 2019 ini naik jadi 1.098 kasus.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi turunnya angka kecelakaan lalu lintas sebagai berikut:

1. Kehadiran Pos Pengamanan Polri di setiap jalur mudik yg dimanfaatkan masyarakat untuk istirahat.
2. Kesadaran masyarakat yang pulang mudik untuk menggunakan transportasi umum bus.
3. Informasi lalu lintas dan imbauan dari kepolisian melalui media sosial untuk mengajak masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas.
4. Kerjasama TNI-Polri, Dishub, Damkar, BNPB, Dinas PU, Satpol PP dan Jasa Raharja sangat optimal dalam memberikan keamanan bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya.

Komentar