oleh

Gubernur Sulsel Janjikan Sarana Air Bersih di Pulau-pulau Kota Makassar

MAKASSAR – Selama ini, masyarakat Sulawesi Selatan yang bermukim di kepulauan sulit merasakan air bersih. Tapi kedepannya tidak demikian lagi. Alasannya, karena Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Pemerintah Belanda, akan membangun sarana air bersih di sana.

Hal itu diungkapkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Jumat (7/6/2019), saat berkunjung di Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar, yang merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Ujung Tanah, dan terbagi atas tiga kelurahan dan sejumlah pulau-pulau kecil.

Nurdin pun berharap, agar pelayanan publik di kecamatan tersebut, makin dekat dan makin baik, karena akses yang semakin dekat dengan masyarakat dan pemerintahnya.

“Saya berpesan kepada bapak camat, lurah tokoh masyarakat dan masyarakat Kecamatan Sangkarrang untuk tidak segan-segan memberikan masukan kepada pemerintah provinsi mengenai kebutuhan infrastruktur masyarakat kepulauan,” seru Nurdin yang disambuy di halaman Kantor Camat Sangkarrang, Makassar.

Bagi Nurdin, manajemen pelayanan publik dan pemerintahan harus berubah, pelayanan masyarakat kepada setiap warga harus adil, baik yang tinggal di darat maupun di pulau-pulau.

Harapannya, seluruh masyarakat menghapus stigma bahwa masyarakat yang tinggal di pulau adalah warga kelas dua. Padahal yang sangat perlu adalah penyediaan sarana infrastruktur dasar bagi masyarakat.

“Saya percaya melalui sinergi yang baik antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi, kita dapat mamastikan setiap kebutuhan masyarakat,” jelas Nurdin.

Melalui pemerintahan provinsi sudah berkomitmen dengan pemerintah Belanda untuk penyediaan sarana air bersih. “Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan akan bekerjasama dengan pemerintah Belanda untuk mengembangkan fasilitas pengelolaan air baku, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pulau,” pungkasnya.

Komentar