oleh

Keluarga Kalla dan Aksa Silaturahmi dengan Gubernur Sekalian Membahas Infrastruktur Hingga SDM

MAKASSAR – Momen lebaran, dimanfaatkan keluarga Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla dan Founder Bosowa Aksa Mahmud, bersilaturahmi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (7/6/2019) malam.

Tampak hadir adalah adik kandung Wapres RI Halim Kalla, anak sulung Wapres RI, Solihin Kalla dan anak Aksa Mahmud, yaitu Erwin Aksa dan Sadikin Aksa. Kesemuanya adalah para profesional dan pengusaha muda yang sukses di bidangnya masing-masing.

Meski dalam konteks silaturahmi, tapi mereka banyak membahas tentang pembangunan di Sulsel, bukan hanya infrastrukturnya, tapi juga sumber daya manusia (SDM)-nya.

Menurut Nurdin, mereka membincangkan perencanaan pembangunan di berbagai wilayah di Sulsel sendiri. “Kami membahas mengenai perkembangan pembangunan di 24 kabupaten/kota di Sulsel,” serunya.

Bagi Nurdin, untuk membangun daerah Sulsel ini, sangat perlu dukungan dari tokoh-tokoh nasional dan pemuda yang hebat, seperti tamu-tamu tersebut, terlebih mereka adalah putra Sulsel.

“Kita butuh sharing dengan tokoh-tokoh nasional. Mengenai pembangunan jalan-jalan di Sulsel, dan berbagai fasilitas lainnya, karena Sulsel perlu menambah SDM yang lebih luar biasa lagi,” tandas Nurdin

Dan itu dibenarkan Erwin Aksa. Ia berharap Sulsel bisa lebih bagus lagu, dengan lebih fokus pada pengembangan SDM. Karena periode pemerintahan sebelumnya fokus pada infrastruktur, sehingga ada jalan tol pembangkit listrik dan kereta api.

“Makanya, itu harus dibarengi dengan SDM yang mumpuni, diera perubahan yang lebih cepat ini. Demografi penduduk Sulsel yang banyak anak mudahnya, harus betul-betul berkualitas SDM-nya. Jangan sampai ketinggalan dengan kota atau provinsi lain. Dan saya senang, ini disambut baik oleh pak gubernur. Tentu karena ia punya basic akademisi sehingga bisa fokus pada pengembangan kualitas pendidikan di Sulsel,” urai Erwin.

Sementara Halim Kalla menambahkan, jika daerah di bagian timur Indonesia sudah selalu cara pandangnya mengarahkan ke Sulsel. “Sulsel jadi kiblat Indonesia Timur jadi harus jauh lebih lagi,” pungkasnya.

Komentar