oleh

Lapangan Upacara Hampir Penuh, Iqbal Klaim Kehadiran ASN di Atas 90 Persen

MAKASSAR – Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengklaim kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Balaikota Makassar di atas 90 persen.

Hal itu disampaikan oleh Iqbal saat upacara hari pertama usai libur panjang pasca lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah.

“Kalau saya lihat kehadiran untuk yang di balaikota ya di atas 90-an lah,” ungkap Iqbal saat diwawancarai di halaman upacara kantor Wali Kota Makassar, Senin (10/6/2019).

Meski belum mengecek daftar hadir ASN, presentasi di atas 90 persen tersebut kata Iqbal dilihat dari halaman upacara yang hampir penuh.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Andi Siswanta Attas membenarkan hal tersebut, menurutnya, jumlah kehadiran ASN di upacara hari pertama mengalami kenaikan di bandingkan tahun sebelumnya

“Sesuai yang disampaikan pak Pj Wali Kota presentasinya di atas 90 persen, dan tahun ini upacaranya lebih banyak yang hadir dan itu yang memang diharapkan setiap tahunnya kan,” ungkapnya.

Menurut Siswanta, pihaknya akan menerima daftar hadir untuk setiap ASN lingkup Pemerinta Kota Makassar pada pukul 11.00 nanti siang, sehingga Ia belum bisa memastikan total kehadiran ASN secara detail.

“Nanti jam 11 baru ada laporan daeiasing masing Dinas diaitu baru bisa kita liat jumlah secara keseluruhannya, ada yang terlamat, sengaja tidak hadir atau bagaimana, tapi memang ada beberapa yang minta izin umroh dan pergi pendidikan, sebentar Pj Wali Kota juga pergi ke setiap Dinas untuk bersilaturahmi sekaligus memantau,” bebernya

Untuk sanksi terhadap ASN yang mangkir dihari pertama kerja, Siswanta mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada masing masing kepala Dinas atau Instansi terkait sesuai aturan dari Menpan RB, seperti arahan Pj Wali Kota.

Sanksi hukuman disiplin karena melakukan pelanggaran terhadap kewajiban Pasal 3 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin hingga penangguhan gaji.

 

Penulis: Nursinta (B)

Komentar