oleh

KPU Makassar Tunggu Instruksi KPU Pusat tentang Detil Tahapan Pilkada Serentak 2020

MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar masih menunggu instruksi dari KPU RI, terkait detil tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, khususnya Pilwalkot Makassar.

Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar, yang dihubungi melalui pesan Whatsapp, Selasa (11/6/2019), menjelaskan hal itu.

Menurut Gunawan, untuk saat ini pihaknya masih mengacu pada Undang-undang nomor 10 tahun 2016. Undang-undang itu sendiri tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

“Untuk sekarang, masih mengacu pada UU no 10 tahun 2016,” jelasnya.

Hal itu termasuk mengenai formulir dukungan kepada bakal calon kepala daerah, serta jumlah minimal kartu tanda penduduk (KTP) yang harus disetorkan oleh masing-masing bakal calon kepada KPU.

Mengenai pendaftaran bakal calon kepala daerah yang akan maju melalui jalur independen atau perseorangan, Gunawan mengatakan, hal itu juga masih menunggu instruksi dari KPU RI.

Tetapi kata dia, kemungkinan pendaftaran akan dibuka pada awal tahun 2020 mendatang.

“Detil tahapan masih tunggu instruksi dari KPU RI, tapi kemungkinan awal tahun,” tegasnya.

Diketahui, beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar pilkada serentak pada 2020 mendatang, di antaranya, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Bulukumba.

Komentar