oleh

Ternyata! Polres Gowa Kompetisikan Tim Ungkap Kasus Selama Ops Ketupat

SUNGGUMINASA – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2019 berakhir. Jajaran Polres Gowa pun merilis sejumlah hasil pengungkapan dan tingkat kejahatan yang terjadi dalam kurun waktu pelaksanaan operasi tersebut.

Hal itu dipaparkan langsung Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu M Rifai didampingi Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan di Mapolres Gowa, Senin (10/6/2019).

Menurutnya, dari data yang dihimpun, terjadi penurunan jumlah kejahatan melalui laporan polisi pada periode Ops Ketupat 2019 sebanyak 70 kasus, karena sebelumnya pada 2018 ada 191 kasus dan turun menjadi 121 kasus tahun ini.

“Sementara itu, hasil ungkap yang berhasil dilakukan petugas mengalami peningkatan dalam periode Ops Ketupat 2019 ini sebanyak 14 pengungkapan. Sebelumnya pada 2018 berjumlah 9, dan 2019 meningkat menjadi 23,” terang Rifai.

Tidak hanya itu, penangkapan tersangka juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada Ops Ketupat 2019 ini. Jika 2018 Polres Gowa hanya menangkap 12 tersangka, 2019 berhasil menangkap 44 tersangka.

Rifai pun menjelaskan, jika pada Ops Ketupat 2019, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga telah membentuk 2 tim pengungkapan, dipimpin oleh Ipda A Imran Hamid dan Ipda Emil Fachmi. “Keduanya dikompetisikan dalam hal pengungkapan terutama terhadap kasus-kasus kejahatan jalanan,” sebutnya.

“Terkhusus untuk kedua tim yang telah dibentuk ini, mereka berhasil melakukan pengungkapan terhadap 23 kasus dan 44 tersangka, serta turut menyita berbagai macam barang bukti, diantaranya kendaraan roda dua dan roda empat, sajam, uang tunai, emas, HP, dan sebagainya,” sambung Rifai.

Komentar