oleh

Dewan Klaim JK Tidak Mau Campuri Hak Angket

MAKASSAR – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Muh Jusuf Kalla (JK), tidak mau mencampuri secara teknis mengenai hak angket.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) M Roem, seusai bersilaturrahmi dengan JK, Minggu (11/08/2019) malam.

Roem mengatakan, JK tidak akan mengurusi apa yang jadi keputusan dewan, karena menurutnya, itu dijalankan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Beliau itu tidak mau mencampuri secara teknis, itu urusan dewan, tetap membangun kerja sama, beberapa kali dia mengulang tidak mau mencampuri urusan teknis,” kata Roem.

Senada dengan yang disampaikan Roem, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid, menyatakan JK mengaku tidak akan mencampuri urusan hak angket.

Bahkan, menurutnya, JK dengan tegas mengatakan, setiap ada ketimpangan di Sulsel, harus diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau ada persoalan, diselesaikan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jangan juga kalau ada masalah tidak diselesaikan, itu tidak bagus,” ungkap Nurdin menirukan ucapan JK.

Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menjelaskan, pada pertemuan ini, JK memberikan saran kepada legislatif dan eksekutif, agar menerima segala keputusan yang telah ditetapkan.

“Beliau menyarankan, supaya apa pun keputusannya, kita saling menghargai,” ucapnya.

Rapat paripurna hak angket akan digelar pada 16 Agustus mendatang, karena proses kerja panitia khusus (pansus) hak angket DPRD Sulsel berakhir pada tanggal 20 Agustus 2019.

Penulis: Muh Saddam (B)

Komentar