oleh

Kemenristekdikti dan Unhas Gelar Pelatihan Cloud Computing

MAKASSAR – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Cloud Computing Bootcamp di Aula Prof Amiruddin, Fakultas Kedokteran, Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (13/8/2019).

Direktorat Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan softskill mahasiswa dalam bidang startup.

Kegiatan Cloud Computing Bootcamp tersebut merupakan kolaborasi Direktorat Pembelajaran Kemenristekdikti bersama Amazon Web Service (AWS) dan Unhas.

Dalam pidato pembukaannya, Suharman Hamzah menyampaikan apresiasi terhadap upaya Kemenristekdikti untuk mendukung peningkatan softskill mahasiswa.

Hal ini menurutnya penting dilakukan, agar selain mengejar akademik, softskill mahasiswa juga akan terbentuk.

“Unhas secara aktif menyediakan ruang-ruang besar untuk mahasiswa generasi milenial.  Sebagai institusi formal, kita aktif melakukan kerjasama, baik itu dengan institusi lain maupun dengan pemerintah yang ditujukan untuk mendorong terciptanya kemampuan softskill dan hardskill mahasiswa,” jelas Suharman.

Sementara, Kasubdit Pembelajaran Khusus, Direktorat Pembelajaran Kemenristekdikti, Uwes A Chaeruman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mendorong mahasiswa dan membuka pikiran mahasiswa bahwa bukan hanya kemampuan akademik yang perlu untuk ditingkatkan, akan tetapi kehadiran softskill tentu sangat membantu di era industri 4.0.

Pada dasarnya, kegiatan ini bertujuan untuk membekali keterampilan, terutama  dalam bidang enterprenuer, yang nantinya akan terjun langsung dalam lingkungan kerja. Dalam kegiatan Cloud Computing Bootcamp, mahasiswa akan diperkenalkan mengenai literasi baru era 4.0 seperti analisis data, big data dan dikhususkan pada jiwa enterpreneur.

“Kita ingin membuka mata mahasiswa bahwa ada keterampilan lain yang harus mereka kuasai. Kita menggandeng Amazon Web Service untuk melakukan kegiatan ini. Kita punya trainee yang dilatih khusus, ” jelas Uwes.

Pemanfaatan internet untuk mendukung jiwa kewirausahaan mahasiswa juga menjadi fokus kegiatan ini.  “Harapan kami sebenarnya, setidaknya dari peserta yang hadir ini 20% nya sadar dan terinspirasi untuk membangun jiwa kewirausahaan mereka,” tambah Uwes.

Penulis: Herlina

Komentar