oleh

Dewan Pendidikan Soroti Forum Orangtua Siswa

MAKASSAR – Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menilai kehadiran forum atau organisasi yang mengatasnamakan orang tua murid atau siswa, merupakan lembaga yang tidak jelas.

Forum dan organisasi selain komite sekolah, kata Ketua Dewan Pendidikan Sulsel, Adi Suryadi Culla, tidak layak menjadi acuan. Terlebih lagi forum bila forum itu memiliki rekam jejak buruk yang disangsikan kredibilitasnya.

Suryadi Cula mengatakan, keberadaan forum-forum semacam itu, tidak memiliki regulasi yang jelas.

“Tidak ada aturan yang membahas.soal forum orangtua murid, apalagi bicara. Soal fungsinya. Itu perlu ditertibkan, apalagi kalau keberadaan forum itu hanya menjadi preseden buruk penataan proses pendidikan lembaga terkait. Kalau forum itu sifatnya informal harus jelas regulasi dan kelembagannya,” terang Suryadi.

Suryadi menegaskan, untuk menyelesailam problem pendidikan yang dihadapi atau dikeluhkan, sudah ada lembaga legal yang kredibel menanganinya, yakni komite sekolah, sesuai Permendikbud 75 tahun 2016 tentang komite sekolah.

Komite sekolah kata dia, menjadi mitra untuk mencari solusi terhadap permasalahan, baik hubungan orang tua dan pihak sekolah ataupun problem yang dihadapi. Termasuk pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas peserta didik.

“Kami juga menerima aduan soal problem disekolah maupun dihadapi orang tua siswa. Komite sekolah yang harus lebih maksimal hadir menjadi jembatan antara sekolah orang tua siswa dan peserta didik,”katanya.

Lanjut Suryadi, terkait laporan.soal pungutan jual beli kursi, sudah ada lembaga yang memiliki legalitas melakukan pengawasan dan penanganan.

“Forum atau organisasi orang tua murid tidak boleh hadir sebagai pengganggu, yang akan menimbulkan preseden buruk atau mencoreng integritas sekolah dan lembaga legal terkait lainnya,” jelasnya.

Penulis: Herlina

Komentar