oleh

Kepala Samsat Jabatan untuk Orang Hebat, Nurdin Akan Copot Bustanul

MAKASSAR – Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Makassar satu, Bustanul Arifin, dinilai tidak tepat menduduki jabatan itu, karena posisi itu untuk orang-orang hebat.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, mengatakan, Bustanul Arifin tidak memiliki kemampuan, kahlian maupun kapasitasnya untuk bisa diposisikan pada jabatan itu, mengingat dia mantan staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan tidak pernah melakukan kerja-kerja pada bidang tersebut.

“Itu kita tarik, itu tempat orang-orang yang hebat, dia itu bukan bidang itu,” Kata Nurdin Saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (14/08/2019).

Olehnya itu, Nurdin akan segera mencopot Bustanul dari jabatan itu. Nantinya setelah penarikan Bustanul dari jabatannya, maka posisi sebagai kepala samsat akan diisi oleh pejabat semula. “Diganti, dikembalikan pejabat yang lama,” tegasnya.

Kata Nurdin, langkah tersebut sudah sesuai dengan yang dia sampaikan saat sidang hak angket pada 1 Agustus 2019 lalu.

Saat itu Nurdin menyatakan pejabat yang dilantik pada Mei lalu, akan segera dievaluasi kinerjanya setelah menduduki posisinya selama tiga bulan.

“Itu kan janji kita di Angket, akan dievaluasi setelah tiga bulan, ingatkan saja, kasih bangun saya kalo lagi tidur, itu akan kita evaluasi, kita komitmen menjalankan itu,” Imbuhnya.

Menurut Nurdin, orang-orang yang telah diberikan tugas untuk melakukan evaluasi kinerja dari para pejabat ini merupakan orang yang ahli,  “Jadi ini kan kita sudah bentuk tim evaluasi kinerja daerah, dan itu akan kerja total secara profesional,” pungkasnya.

Penulis: Muh Saddam (B)

Komentar