oleh

Dorong Pembangunan Industri Garam di Sulsel, KPPU Gandeng Pemprov

MAKASSAR – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggandeng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mendorong pembangunan industri-industri garam di daerah penghasil garam yang ada di Sulsel. Hal tersebut didasarkan pada potensi yang dimiliki Sulsel, namun belum terdistribusikan dengan baik dan diolah secara profesional.

Kepala Kantor Wilayah IV KPPU Makassar, Hilman Pujana mengatakan, potensi garam Sulsel hingga saat ini masih besar serta berkualitas tinggi.

“Kita melihat potensi garam di Sulsel sangat besar. Terkait kualitasnya, berdasarkan informasi yang saya dapat, kualitasnya juga bagus. Pak gubernur juga menyampaikan kualitas garam di Sulsel ini bagus,” kata Hilman, usai berdiskusi dengan Gubernur Sulsel di Rujab Gubernur, Kamis (15/8/2019).

Menurutnya, dengan adanya industri garam ini akan mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan para petani garam di Sulsel.
Sebab, dengan mempercantik tampilan dan meningkatkan kualitas, secara otomatis nilai penjualan pun akan meningkat.

“Tadi usulan dari kami KPPU didorong untuk dibangun industri-industri pengolahan garam. Jadi nanti arahnya bukan hanya jual rol material keluar, tapi dalam bentuk lain sudah ditingkatkan. Jadi harganya juga bisa lebih bagus dan memberikan kesejahteraan buat para petani garam di sana,” bebernya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berharap, seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan dunia usaha bekerja sama dengan baik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lewat pengolahan garam tersebut.

Apalagi, kata dia, garam milik Sulsel sangat bagus, berkualitas tinggi, dan sangat diminati oleh pasar mancanegara. Hanya saja, masih butuh diolah dan jejaring pasar yang kuat.

“Kami sangat terbuka untuk menyambut kedatangan semua pihak yang ingin membangun, apalagi demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu. (*)

Komentar